Sabtu, 11 Januari 2014

Pertentangan (konflik) batin pada diri, kenapa, sebutkan apa alasannya, bagaimana cara menyelesaikannya?

Pada bab ini saya akan sharing tentang konflik batin yang pernah saya alami, berawal dari saat lulus jenjang pendidikan SMK (sekolah menengah kejuruan) yang sejak ketika masih sekolah ingin sekali cepat lulus dan mencari kerja dengan impian dapat menghasilkan uang dari keringat sendiri. 
Tapi orang tua memberi perintah untuk meneruskan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, keputusan tersebut sempat menjadi konflik batin pada diri saya sendiri karena saya merasa sudah jenuh dengan yang namanya belajar.
Cara saya menyelesaikannya adalah hanya dengan yasudahlah jalani saja yang ada, walaupun saya menjalaninya dengan setengah hati.
Seiring berjananya waktu dan terbukanya pola pikir saya yang jauh berbeda dengan awal saya lulus SMK, saya pun merasa keputusan melanjutkan pendidikan itu adalah keputusan tidak salah, karena dengan saya melanjutkan pendidikan itu membuahkan pengetahuan yang bermanfaat.

Andai saja saya lebih memilih ego dan bekerja pun belum tentu saat ini saya sudah hidup sukses, bahkan mungkin justru hidup saya masih mencari – cari kerja karena kontrak habis.

Bagaimana keadaan (masyarakat) pada pelapisan sosial di lingkungan RT tempat saya tinggal menurut pandangan saya.

Pada postingan kali ini saya akan membahas judul yang berkaitan dengan ilmu sosial dasar.

Menurut pandangan dan penilaian saya pada pelapisan sosial di lingkungan RT tempat tinggal saya terdapat sisi negatif dan sisi positifnya. 
Saya akan jabarkan sisi negatifnya terlebih dahulu, sebenarnya saya mendapatkan sisi negatif  ini lebih tertuju pada pengelolaan atau sistem yang dilakukan pengurus RT-nya, karena saya nilai kepengurusan RT-nya kurang aktif, dan cenderung tidak ada kegiatan kesosialan yang dilakukan. 
Tapi sisi positifnya lebih tertuju padasekitaran lingkungan tempat tinggal saya karena sering diadakan kegiatan yang melibatkan masyarakat sekitar dan menjurus kepada kegiatan sosial yang dilakukan tanpa menunggu diadakan oleh pengurus RT, seperti mengadakan acara untuk memperingati hari kemerdekaan, gotongroyong memperbaiki jalan, majelis taklim rutin, dll.



Jadi kesimpulan yang dapat diambil adalah mari jaga lingkungan secara bersama – sama, tidak perlu menunggu pengurus mengadakan kegiatan sosial kerena kita tinggal bermasyarakat dan kita jaga lingkungan untuk kenyamanan sendiri dan orang banyak.


Sekian penjelasan saya tentang pelapisan sosial pada lingkungan saya, terima kasih.